MOTIVASI DAN KINERJA SDM DI MASA PANDEMI
![]() |
| sumber: unsplash |
Oleh Riza Nurul Shabrina
Manajemen FEB Uhamka
Sumber
daya manusia sangat mempengaruhi hidup dalam suatu organiasi. Di era
globalisasi ini, keahlian SDM yang memiliki kualitas amatlah penting, karena
merekalah yang memiliki peranan dalam kegiatan suatu organisasi. SDM adalah
penggerak dan merupakan asset bagi organisasi. SDM yang baik ialah mereka yang
memiliki kinerja selalu meningkat, serta memiliki motivasi yang besar dengan
apa yang harus ia kerjakan dalam sebuah kasus.
Menurut
Tohardi (2002) kinerja merupakan hasil kerja seorang pekerja didalam sebuah
proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan dimana hasil kerja
tersebut dapat ditunjukkan buktinya secara kongkrit dan dapat diukur
(dibandingkan secara standar yang telah ditentukan). Menurut Robert L. Mathis
dan John H. Jackson (2001 : 82) faktor-faktor yang memengaruhi kinerja
individu tenaga kerja, yaitu:
1.Kemampuan mereka
2.Motivasi
3. Dukungan yang diterima
4. Keberadaan pekerjaan yang mereka lakukan
5.Hubungan mereka dengan organisasi.
Motivasi
merupakan kunci bagi seseorang dalam melakukan sesuatu. Misalnya dalam kasus
mencari pekerjaan di masa pandemi saat ini adalah tentu saja mendapatkan
penghasilan. Sebab, banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia saat ini
mengakibatkan tingkat pengangguran naik mencapai 2,67 orang pada bulan Agustus
2020. Hal ini menjadikan susahnya mencari pekerjaan saat ini, ditambah dengan
masih banyaknya masyarakat yang ‘nakal’ dalam melakukan kegiatan sehari-hari
dan menambah angka kasus positif covid-19.
Pengangguran
berkaitan erat dengan tenaga kerja, menurut Payaman J. Simanjuntak (1985)
menyebutkan bahwa tenaga kerja adalah mencakup penduduk yang sudah atau sedang
bekerja, sedang mencari pekerjaan dan melakukan kegiatan lainnya, seperti
bersekolah dan mengurus rumah tangga. Angkatan Kerja dikatakan bekerja bila
mereka melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh
pendapatan atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit 1 (satu) jam secara
kontinu selama seminggu yang lalu. Sedangkan penduduk yang tidak bekerja tetapi
sedang mencari pekerjaan disebut menganggur, (Budi Santosa, 2001), yang dikutip
dari penelitian Deddy Rustiono (2008).
SDM
atau tenaga kerja saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membuka
usaha kecil atau sedang mencari pekerjaan baru. Namun, dapat diingat bahwa
untuk dapat menciptakan usaha baru tidaklah mudah dan membutuhkan banyak biaya
yang harus dikorbankan. Inilah yang menjadi masalah utama banyaknya pengangguran
yang bingung akan masa depannya.
Tingginya
tingkat permintaan pada pekerjaan, namun hanya sedikit lapangan kerja menjadikan
banyak perusahaan mulai memilih yang terbaik sesuai dengan kriteria. Perusahaan
hanya mempertahankan mereka yang benar-benar ‘penting’, untuk selebihnya
perusahaan memilih untuk memberhentikan, karena tinggi pengeluaran tidak
sebanding dengan pemasukan yang diterima.
Saat
ini sudah banyak para mantan pekerja sudah mulai bangkit dalam menghadapi masa
sulit akibat covid-19. Salah satunya dengan mulai mengembangkan usaha pada
lahan kosong, yaitu dengan bercocok
tanam dengan pot-pot sederhana. Tidak memerlukan banyak biaya pada kegiatan
ini, hanya butuh skill dan kesabaran untuk mencapai panen. Jika tidak memiliki
lahan kosong, bisa juga menggunakan ember besar untuk membudidayakan ikan lele
tanpa membutuhkan kolam besar.
Bagi
tenaga kerja yang masih memiliki kesempatan untuk dapat menikmati pekerjaanya,
ada cara yang dilakukan untuk atasannya kepada para pegawainya yang dapat survive diera pandemik ini. Memberikan
apresiasi lebih banyak dari biasanya bagi mereka yang melakukan kontribusi
lebih terhadap perusahaan. Bisa dengan cara memberikan fasilitas yang nyaman,
atau memberikan perhatian pada perkembangannya serta tidak lupa memberi sedikit
‘benefit’.
Para
calon tenaga kerja yang saat ini masih mencari pekerjaan ataupun mempersiapkan
mencari pekerjaan, ini adalah saatnya kalian mulai mencari keahlian-keahlian
baru yang dicari oleh perusahaan. Banyak mempelajari hal-hal baru dan mendapatkan
sertifikasi yang dapat kita ‘jual diri’ saat melamar ke perusahaan.
Mulai
mengandalkan dengan menjual diri di platform
pencari kerja, perbaiki CV sesuai dengan diri sendiri. Sudah banyak sekali
cara yang bisa dicari melalui internet maupun sosial media, tidak melulu harus
dengan guru namun belajar bisa dari mana saja.
Sumber:
Anuraga,
I. P. M., Sintaasih, D. K., & Riana, I. G. (2017). PENGARUH KEPEMIMPINAN
DAN PEMBERDAYAAN TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA PEGAWAI. E-Jurnal
Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 6, 3291-3324.
Indayani,
S., & Hartono, B. (2020). Analisis Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi
sebagai Akibat Pandemi Covid-19. Jurnal Perspektif, 18(2),
201-208.
https://www.bps.go.id/brs.html
Etania, Riyanti. 2020. Jaga Motivasi Kerja Karyawan Di Masa Pandemi dengan Tips Ini. https://id.hrnote.asia/personnel-management/motivationofemployee-0626/ (diakses tanggal 15 November 2020)

Komentar
Posting Komentar