Perempuan dan Pendidikan
oleh Riza Nurul Shabrina
Manajemen FEB Uhamka
Dalam teks yang berjudul “ Investasi Pendidikan Para Perempuan, Investasi Generasi Bangsa Yang Luar Biasa “, menurut saya termasuk ragam bahasa jurnalistik jika dilihat data-data faktual dan terpercaya berasal dari narasumber. Mencantumkan juga apa yang dikemukakan oleh narasumber dan dikembangkan, dan juga ditulis oleh seorang jurnalis dan disebarluaskan memalui situs khusus berita.
Contoh kalimat yang menunjukkan ragam bahasa jurnalistik.
Sebanyak 22.233.393 perempuan Indonesia dengan usia masuk perguruan
tinggi, hanya 2.760.711 atau sekitar 12,4 % yang terdaftar dan melanjutkan
sekolah tinggi. Dari kondisi itulah membuat Dian Sastrowardoyo mendirikan
Yayasan Dian Sastrowardoyo (YDS) pada taun 2009 dan memberikan banyak beasiswa
bagi para perempuan muda dari keluarga yang tidak mampu untuk melanjutkan
pendidikan di jenjang sarjana.
Hingga kini, yayasan ini terus melakukan banyak program beasiswa sarjana untuk perempuan Indonesia. Melansir dari laman Kompas.com dalam pelaksanaan proses seleksi calon penerima beasiswa YDS bekerja sama dengan Yayasan Hoshizora di Yogyakarta. Sampai dengan tahun 2019, program beasiswa ini telah masuk angkatan ke empat dengan jumlah 19 orang penerima yang berasal dari Jakarta, Ambon, Solo, Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Kidul, dan telah berhasil meluluskan 4 orang sarjana.
“Karena setiap orang di belahan dunia manapun berhak untuk
mendapatkan pendidikan yang layak. Prinsip seperti inilah yang sangat kami
percaya, sehingga nantinya perempuan Indonesia memiliki karakter yang unggul
mandiri, berdaya juang tinggi dan terus ingin belajar” kata Dian Sastrowardoyo
(17/10) dilansir dalam laman Kompas.com
Perbedaan Tata Bahasa (Bentuk Kata, Tata Bahasa, Struktur Kalimat,
Kosa Kota)
Bentuk kata
a. Bahasa Tulisan: Sehingga
bukan hanya menjadi generasi yang cerdas dalam intelektual namun juga
secara emosional dan sosial. (artikel)
b. Bahasa Lisan: Sehingga bukan
hanya jadi generasi yang cerdas dalam intelektual namun juga secara
emosional dan sosial.
Kosa kata
a. Bahasa lisan: kata Dian Sastrowaryodo
(artikel)
b. Bahasa tulisan: Dian Sastrowardoyo
mengatakan.
Struktur kalimat
a. Bahasa lisan: Hingga kini, yayasan
ini terus melakukan banyak program beasiswa sarjana untuk perempuan
Indonesia. (artikel)
b. Bahasa tulisan: Hingga kini,
yayasan tersebut telah melakukan banyak program beasiswa sarjana untuk
perempuan Indonesia.
Aspek tata bunyi dalam artikel tersebut
menurut saya sudah cukup baik dan benar,
begitupun dalam masalah lafalnya karena kata yang mengandung unsur f,v dan z
menggunakan huruf yang tepat.
Namun untuk tata bahasa harus
diperhatikan lebih, terutama untuk kata pada beberapa kalimat dibawah ini.
“ Dari
kondisi itulah membuat Dian Sastrowardoyo mendirikan Yayasan Dian Sastrowardoyo
(YDS) pada taun 2009 dan memberikan banyak beasiswa bagi para perempuan muda
dari keluarga yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan di jenjang sarjana.
“
- taun, bentuk kata yang benar adalah tahun.
“Karena setiap orang di belahan dunia
manapun berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Prinsip seperti inilah
yang sangat kami percaya, sehingga nantinya perempuan Indonesia memiliki
karakter yang unggul mandiri, berdaya juang tinggi dan terus ingin belajar”
kata Dian Sastrowardoyo (17/10) dilansir dalam laman Kompas.com
- kata, bentuk yang benar adalah ujar.

Komentar
Posting Komentar