Analisis Kalimat Efektif pada artikel “Motivasi dan Kinerja SDM di Masa Pandemi”


Dokumen pribadi


Oleh Riza Nurul Shabrina

Manajemen FEB Uhamka


Menulis itu relatif. Bisa dikatakan mudah namun bisa juga dikatakan sulit. Bagi yang mengatakan menulis itu mudah, mereka adalah orang-orang dengan kemampuan luar biasa dengan berbagai pengalaman ataupun sudah menjadi bidangnya. Namun, bagi mereka yang mengatakan menulis itu sulit, mari bergandeng tangan. Ya, menurut saya menulis itu sulit. Banyak aspek berbahasa yang harus diperhatikan, salah satunya ada pada pemilihan kalimat. Tidak boleh asal menulis sehingga nantinya sulit dibaca oleh pembaca. Maka dari itu, diperlukan mempelajari kalimat efektif.

Apa itu kalimat efektif? Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat menyampaikan gagasan kepada pembaca sesuai dengan apa yang ingin disampaikan oleh penulis dengan cara yang efisien dan tersusun berdasarkan kaidah dan struktur bahasa Indonesia yang baik dan baku. Kalimat efektif dikatakan berhasil apabila penyampaian pesan, gagasan, maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis.

Sebelum melanjutkan pada kalimat efektif, mari kita bahasa dahulu apa itu yang dimaksud kalimat.

Jenis Kalimat
1. Kalimat Tunggal
 Kalimat tunggal merupakan kalimat yang hanya mempunyai satu gagasan utuh terdiri atas satu subjek (S) dan satu predikat (P).
Contoh:  Juli belanja, Hara bermain, Yugi belajar

2. Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk merupakan kalimat yang dibentuk dari gabungan dua atau lebih klausa. Kalimat majemuk terbagi menjadi 2, yaitu:

a. Kalimat Majemuk Setara
Dibentuk dari dua atau lebih kalimat tunggal dan kedudukan kedua klausa sederajat. Konjungsi yang digunakan terdiri dari dan, baik, maupun, tetapi, sedangkan, atau, dan lalu.
Contoh : Kelompok mawar sedang merangkai bunga sedangkan kelompok melati bermain piano.

Contoh kalimat majemuk setara yang terdapat pada artikel “Motivasi dan Kinerja SDM di Masa Pandemi” : Bisa dengan cara memberikan fasilitas yang nyaman  atau memberikan perhatian pada perkembangannya serta tidak lupa memberi sedikit ‘benefit’.

b. Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat yang terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat sehingga kedudukannya tidak sama. Konjungsi yang digunakan ketika, andaikata, agar, sebagaimana, dan dengan.
Contoh : Maura mengerjakan tugas matematika ketika ibu sedang berbelanja ke pasar.

Contoh kalimat majemuk bertingkat yang terdapat pada artikel “Motivasi dan Kinerja SDM di Masa Pandemi”: SDM yang baik ialah mereka yang memiliki kinerja selalu meningkat, serta memiliki motivasi yang besar dengan apa yang harus ia kerjakan dalam sebuah kasus.

3. Kalimat Efektif
seperti yang sudah dijelaskan pada paragraf di atas apa itu kalimat efektif, ada beberapa syarat yang ada di kalimat efektif.
Syarat-syarat kalimat efektif:
a. Kesatuan gagasan
b. Koherensi yang baik dan kompak
c. Penekanan
d. Variasi
e. Parelisme
f. Penalaran atau logika

Contoh kalimat efektif bertingkat yang terdapat pada artikel “Motivasi dan Kinerja SDM di Masa Pandemi”: Para calon tenaga kerja yang saat ini masih mencari pekerjaan ataupun mempersiapkan mencari pekerjaan, ini adalah saatnya kalian mulai mencari keahlian-keahlian baru yang dicari oleh perusahaan.

Sumber Pustaka:

Thabroni, Gamal. 2020. Kalimat Efektif, Ciri, Unsur, Pengertian, Contoh & Pembahasan. https://serupa.id/kalimat-efektif/ (diakses 21 November 2020)

Tus Dayu, Nurkhumaira. 2020. P6 VP Kalimat Efektif. https://cahayamega03.blogspot.com/2020/11/p6-vp-kalimat-efektif.html (diakses 21 November 2020)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Kuliah Favorit?

Perempuan dan Pendidikan