Pemuda dan Berbahasa Indonesia

sumber: unsplash


Oleh: Riza Nurul Shabrina

Manajemen FEB Uhamka

Berbahasa dalam kbbi berarti menggunakan bahasa dan sopan santun. Bahasa sendiri memiliki arti sistem lambang bunyi yang digunakan oleh anggota masyarakat. Sudah sepantasnya kita sebagai generasi muda menggunakan bahasa Indonesia dengan sopan dan santun dalam bermasyarakat. Hal ini ditegaskan dalam ikrar Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi “ Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Kalimat tersebut perlu kalian garis bawahi.

Menjunjung berarti memuliakan, menghargai dan menaati. Ikrar ketiga dalam Sumpah Pemuda tersebut dengan jelas menegaskan bahwa para pemuda dengan tekad yang teguh untuk memuliakan bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia. Hal itulah yang menjadi landasan kedudukan bahasa Indonesia sekarang ini. Sebagai bahasa persatuan, bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara. Bahasa nasional berfungsi sebagai lambang identitas nasional yang mengarah pada penghargaan terhadap bahasa Indonesia selain bendera dan lambang negara, lambang kebanggaan kebangsaan yang mencerminkan nilai-nilai nasional, alat perhubungan antar warga, antar daerah dan antar budaya agar masyarakat dapat berhubungan satu dengan lainnya sehingga mengurangi kesalahpahaman. Sedangkan bahasa Negara merupakan bahasa resmi kenegaraan yang digunakan di dalam kegiatan-kegiatan resmi kenegaraan, bahasa pengantar pendidikan yang digunakan mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, alat pengembangan kebudayaan, dan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kita sebagai generasi muda penerus bangsa sudah sepatutnya menjaga bahasa Indonesia. Banyak cara yang kalian bisa lakukan, diantaranya adalah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar minimal dalam menulis. Menulis merupakan sarana dalam berbahasa dengan baik dan benar yang sangat mudah dan banyak kita jumpai. Menulis itu termasuk karya seni yang banyak disukai dan dilakukan oleh semua kalangan, lalu bagaimana karya tulis bisa disukai oleh banyak kalangan? Belajar bahasa Indonesia. Yap, dengan belajar bahasa Indonesia kita dapat menghasilkan karya tulis yang baik dan benar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Kuliah Favorit?

Perempuan dan Pendidikan